Sambut Regulasi Standar Emisi Euro4, Kualitas Bahan Bakar Indonesia Masih Diragukan

 

 

 

 

Ciberdiari.com – Indonesia akan siap untuk menerapkan Standar emisi Euro4 pada tanggal 7 Oktober 2018 nanti. Dengan regulasi ini, nantinya seluruh kendaraan dengan mesin bensin akan mempunyai standar emisi yang sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH).

Mengomentari hal tersebut, salah satu produsen di Tanah Air, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengaku telah siap untuk penerapan standar emisi Euro4. Tetapi, yang menjadi kendala akankah bahan bakar (BBM) di Indonesia cocok atau belum dengan standar Euro4.

“Sebenarnya, kalau Euro4 itu unit ekspor kita juga sudah lama. Sudah dari 2013 sudah Euro4, jadi tidak ada penyesuaian lagi,” ungkap Head of Service PT SIS, Riecky Patrayudha di Jakarta, belum lama ini.

Ricky juga mengatakan sekarang ini yang masih menjadi kendala yakni mengenai masalah ketersediaan BBM yang support. Karena bensin untuk Euro4 dan Euro2 ini mempunyai perbedaan yang cukup signifikan.

“Bensinnya ini banyak chemical yang harus disesuaikan, dan ada standar yang harus diikuti, tapi saya tidak begitu hafal. Jadi, untuk performa maksimum mesin Euro4 harus disuplai juga dengan BBM Euro4,” dia menegaskan.

Sekarang ini, BBM yang telah standar emisi Euro4 di Indonesia memang baru Pertamax Turbo. Dan masalahnya bahan bakar tersebut belum tersebar secara menyeluruh di pelosok negeri.

“Kami tuh sengaja membawa bahan bakar Euro4 dari negara lain untuk mengetes, karena tidak bisa tidak harus dites (produknnya) sebelum Euro4 berjalan,” dia mengakhiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *