Proses Perakitan Ferrari Yang Begitu Canggih

Ciberdiari.com – Salah satu mobil yang masuk dalam kumpulan versi mobil yang memiliki kecepatan yang super cepat yakni mobil dengan lambang kuda jingkrak yang merupakan produkan dari negara Italia, Ferrari. Dalam satu unitb pembuatan mobil Ferrari di lakukan dengan sangat hati-hati dan juga menggunakan alat yang begitu canggih.

Seperti yang diperlihatkan pada sebuah video yang diunggah di akun Youtube Wired UK. Dalam video tersebut memperlihatkan bagaimana cara para pekerja dengan dibantu oleh para robot sedang membuat dan juga merakit mobil-mobil itu menjadi sangat cantik. Proses pembuatannya dimulai dari mesin, perakitan, pengecatan, dan pengerjaan interior.

“Proses pembuatan dimulai mesin. Mesin dibangun menggunakan dua jenis aluminium yang berbeda. Kemudian dimasukkan ke departemen mekanis untuk selanjutnya diselesaikan satu per satu oleh robot,” kata Chief Manufacturing Officer of Ferrari Vincenzo Ragazzoni

“Mesin ini sangat istimewa untuk kami karena mesin merupakan jantungnya mobil, jiwanya mobil,” sambung Vincenzo. Setelah mesin selesai dibuat, para pekerja di pabrik kemudian melakukan proses pengecatan mobil. Proses ini terbilang penting.

“Ada dua fungsi pengecatan yang pertama estetika kecantikan lewat warna-warnanya sementara satu fungsi lagi adalah untuk mencegah bodi mobil dari korosi,” jelasnya.

Kemudian, Ferrari mulai dilakukan proses perakitannya. Dari proses perakitan tersebut terbagi menjadi tiga. Pertama adalah menaruh semua komponen kelistrikan mobil, kemudian perakitan ban dan bemper mobil, serta yang terakhir adalah pemasangan kaca jendela pada mobil.

Proses terakhir yang tak kalah penting adalah penyusunan interior dalam mobil. Mulai dari jok, sunroof terlebih jika ada mobil edisi khusus. Usai seluruh proses perakitan selesai, Ferrari mulai mengetes mesin mobil sembari para teknisi mengecek kualitas mobil.

“Teknologi merupakan salah hal penting dari desain mobil-mobil kami. Kami memulainya dari hal-hal teknis untuk mengoptimalkannya distribusi bobot dalam berkendara,” tutup Vincenzo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *