Mobil Listrik Akan Laku jika Mampu Mengisi Daya Dengan Waktu Singkat

Ciberdiari.com – Akhir-akhir ini sudah banyak bermunculan kabar terkait larangan pada beberapa negara yang tidak boleh menggunakan mobil dengan berbahan bakar minyak konvensional digunakan lagi dijalanan. Meski demikian, mobil listrik sudah dijual di berbagai negara di dunia, mobil listrik seakan belum dilirik secara maksimal.

Dilihat dari data yang suddah tercatat di BMW sendiri, untuk bisa mobil listrik bisa bagus penjualannya, mobil harus memiliki daya jelajah minimal 600 km sampai 700km, dan dengan waktu pengisian baterai maksimal 20 menit.

Namun meski mobil listrik sudah dijual di berbagai negara di dunia, mobil listrik seakan belum dilirik secara maksimal.
Demikian pandangan Wakil Presiden BMW untuk merek i dan mobilitas listrik Dirk Arnold seperti dikutip dari Motoring. “Mulai tahun 2020, kita akan melihat update untuk teknologi baterai dan sel, jadi mobil listrik bakal memiliki daya jelajah 600-700 km,” ujar Arnold.

“Saya rasa mungkin dengan angka itu akan cukup memenuhi kebutuhan Anda untuk mobilitas personal. Jelajah adalah nilai tukar yang dipikirkan konsumen,” imbuhnya.

Pembangunan stasiun pengisian baterai juga krusial, karena konsumen selama ini khawatir mobil mereka akan kehabisan baterai di jalan. BMW saat ini tengah membangun stasiun pengisian baterai dengan kekuatan tinggi atau High Perfomance Charging (HPC) bersama Ford, Daimler dan VW. Pabrikan ini berharap bisa membangun 400 stasiun HPC di seluruh Eropa. Tingkat pengisian baterai bakal meningkat dari 50 kW menjadi 350 kW dengan HPC.

Mobil bertenaga baterai saat ini bisa dicas dalam waktu 20-30 menit menggunakan stasiun berkapasitas 50 kW. Namun stasiun itu bakal tidak mampu mengecas mobil yang sekarang memiliki baterai lebih besar. Stasiun HPC nantinya akan sanggup mengisi baterai mobil 100 kWh dari kondisi kosong sampai penuh dalam 20 menit. Dengan baterai yang penuh, mobil bisa melaju sejauh 500 km.

“Kami sudah melakukan banyak riset dan berdasarkan masukan dari konsumen, mereka merasa 20 menit waktu pengisian sudah cukup. Tentu kami merasa lebih baik jika bisa mengisi baterai dalam 10 menit,” ujarnya.

BMW sendiri sudah menargetkan tahun 2025, BMW menargetkan ada 25 kendaraan listrik dalam line up-nya. 12 diantaranya akan menjadi kendaraan full elektrik (EV).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *